guys gue balik lagi neh...
dah gue punya kabar gembira neh
gue dah bisa move on dong. cie banget neh ahahahaha *norak mode on
akhirnya gue dah bisa move on sekarang sama someone yang sebenernya udah deket ama gue dan emang dasar gue yang rada oon gak bisa memulai ini lebih awal. dah cukup sekian kita ber melankolisnya
besok gue UN ..... payah gue masih pengan di smp tapi gue mau lulus juga *lho?*
masa temen temen gue jadi pada nge freak banget minggu minggu ini sumpah deh
oia doain gue ya biar lulus dengan nilai yang memuas kan
amin
sori gue gakbisa nulis banyak banyak soalnya lewat hp sih sori yo
Sabtu, 23 April 2011
Sabtu, 09 April 2011
bidadari tak besayap
beranjak malam dari peraduan
pindah ke tempat pengasingan para bangsawan
bangkit dari keterpurukan
selangakah demi selangkah telah kususuri
perjalanan hidup terasa sangat mengiris
hingga membuka luka lama
kembali kususuri jalan dalam gelap malam
di bawah sinar dia yang bermata satu
dibawah cahaya kuning redup
lemas tak ada daya
terpuruk ku dalam malam
dalam keheningan kuterasing
bak kapal kehilangan dermaganya
terasing kusendiri
terasing ku terhempas ombak
entah mukzizat keberapa engkau datang
kembali ke kehidupan ku
membawa sebatang lilin kecil
kau berkata:
"tak ada waktu untuk keterpurukan mu disini
kau sudah terlalu banyak terjatuh"
"tapi aku tak sengaja malaikat penjaga" jawab ku
"hah berengsek semua omongan mu. kau tahu jika ada yang lebih baik dari menjadi
malaikat penjaga mu itu adalah mati"
"ta.. tapi ... tapi"
"simpan saja kata kata mu itu, aku harus pergi"
kembali dia pergi dari kehidupan ku ini
meningalkan bekas luka menganga
tapi dia yang lain datang ke kehidupan ku
mengobati luka bekas dia yang lama
engkau basuh hati ku dengan embun dari surga
kau bawa singga sanamu ke depan pelupuk mata sang dewi athena
kau membuat ku merasa berarti lagi
seperti membentuk diriku yang dulu
kau bawakan aku awan nebula
secercah harapan dari hati yang kosong
dan percikan cintamu kautuangkan kedalam raga ku
ini yang haus akan kasih sayang
tapi aneh aku tidak mengenal dirimu
mengapa engkau berikan semua hal yang kubutuh kan
sedangkan aku tak mengenal dirimu
aku juga tidaj nenberikan apa apa untuk mu
termenung ku sendiri
terdiam ku ditengah kesunyian dan keramaian
terpuruk lah aku dalan sebuah pertanyaan
kau berkata dalam sunyi:
alu memanglah bukan malaikat penjaga mu
aku hanya cucu dari hawa
aku hanya seorang penyair sama seperti mu
tapi apa urusan mu dengan aku, kau terlalu baik wahai cucu hawa
tidak, aku hanya menyalakan lilin pemberian malaikat penjagamu
maksud mu....?
aku hanya berusaha menerangi hari mu lagi
sehingga kau takan terus terpuruk dengan dia yang lama
aku hanya mencoba agar kau bisa menerima ku apa adanya
aku memang tak sesempurna dia yang lama atau malaikat penjagamu
tapi aku berusaha untuk selalu ada disamping mu saat kau membutuh kan ku
sehingga aku menjadi bagian dalam dirimu
aku ingin manjadi bait bait yang kau ciptakan
aku ingin menjadi bagian dari puisi mu penyair
aku ingin kau mencintaiku dengan sederhana
seperti api yang mambakan karu
seperti ujung kuku
ujung kuku?
ya ujung kuku
setiap kali kau memotong kuku
maka kuku itu akan kembali tumbuh
sama halnya dengan rasa sayang ku ini padamu
akan terus ada walaupun engkau menyakiti ku berulang kali
terimakasih ya i l i l
pindah ke tempat pengasingan para bangsawan
bangkit dari keterpurukan
selangakah demi selangkah telah kususuri
perjalanan hidup terasa sangat mengiris
hingga membuka luka lama
kembali kususuri jalan dalam gelap malam
di bawah sinar dia yang bermata satu
dibawah cahaya kuning redup
lemas tak ada daya
terpuruk ku dalam malam
dalam keheningan kuterasing
bak kapal kehilangan dermaganya
terasing kusendiri
terasing ku terhempas ombak
entah mukzizat keberapa engkau datang
kembali ke kehidupan ku
membawa sebatang lilin kecil
kau berkata:
"tak ada waktu untuk keterpurukan mu disini
kau sudah terlalu banyak terjatuh"
"tapi aku tak sengaja malaikat penjaga" jawab ku
"hah berengsek semua omongan mu. kau tahu jika ada yang lebih baik dari menjadi
malaikat penjaga mu itu adalah mati"
"ta.. tapi ... tapi"
"simpan saja kata kata mu itu, aku harus pergi"
kembali dia pergi dari kehidupan ku ini
meningalkan bekas luka menganga
tapi dia yang lain datang ke kehidupan ku
mengobati luka bekas dia yang lama
engkau basuh hati ku dengan embun dari surga
kau bawa singga sanamu ke depan pelupuk mata sang dewi athena
kau membuat ku merasa berarti lagi
seperti membentuk diriku yang dulu
kau bawakan aku awan nebula
secercah harapan dari hati yang kosong
dan percikan cintamu kautuangkan kedalam raga ku
ini yang haus akan kasih sayang
tapi aneh aku tidak mengenal dirimu
mengapa engkau berikan semua hal yang kubutuh kan
sedangkan aku tak mengenal dirimu
aku juga tidaj nenberikan apa apa untuk mu
termenung ku sendiri
terdiam ku ditengah kesunyian dan keramaian
terpuruk lah aku dalan sebuah pertanyaan
kau berkata dalam sunyi:
alu memanglah bukan malaikat penjaga mu
aku hanya cucu dari hawa
aku hanya seorang penyair sama seperti mu
tapi apa urusan mu dengan aku, kau terlalu baik wahai cucu hawa
tidak, aku hanya menyalakan lilin pemberian malaikat penjagamu
maksud mu....?
aku hanya berusaha menerangi hari mu lagi
sehingga kau takan terus terpuruk dengan dia yang lama
aku hanya mencoba agar kau bisa menerima ku apa adanya
aku memang tak sesempurna dia yang lama atau malaikat penjagamu
tapi aku berusaha untuk selalu ada disamping mu saat kau membutuh kan ku
sehingga aku menjadi bagian dalam dirimu
aku ingin manjadi bait bait yang kau ciptakan
aku ingin menjadi bagian dari puisi mu penyair
aku ingin kau mencintaiku dengan sederhana
seperti api yang mambakan karu
seperti ujung kuku
ujung kuku?
ya ujung kuku
setiap kali kau memotong kuku
maka kuku itu akan kembali tumbuh
sama halnya dengan rasa sayang ku ini padamu
akan terus ada walaupun engkau menyakiti ku berulang kali
terimakasih ya i l i l
special
sebelom gue bercuap cuap disini gue mau minta maaf secara pribadi sama tissu maafin kalo kemaren kaka sempet bikin kamu malu atau apalah yang semacamnya. kaka nyesel banget sempet bertindak bodoh kayak gitu maafin kaka ya de...
bukanya kaka gak menghargai perasaan kamu tapi waktu itu kaka lagi kalap, gambling banget maafin kaka ya de....
bukanya kaka gak menghargai perasaan kamu tapi waktu itu kaka lagi kalap, gambling banget maafin kaka ya de....
Langganan:
Komentar (Atom)
